merdeka. kata yang sangat di gemari di bulan agustus. menarik dan menggugah memang mendengungkan kata merdeka. tetapi apakah saya sudah merdeka? apakah anda sudah merdeka? apakah merdeka? rasanya saya tidak merdeka jika saya memaki2 kemerdekaan negeri (yang kata para kritikus) sebenarnya belum sejati itu. sejatinya manusia seperti saya belum pantas mengikrarkan diri merdeka. masih terlalu banyak hal yang mengungkung cara berpikir saya sehingga menjadi sempit. bagaimana dengan anda? apakah anda sudah merasa merdeka? terbebas dari kungkungan?
lalu apakah merdeka itu sehingga saya merasa belum terbebas dari kungkungan yang daripada itu membuat saya belum merdeka? apakah merdeka adalah bebas dari kungkungan? apakah merdeka berarti bisa menentukan apa yang mau saya lakukan sendiri semahu saya? apakah seperti itu kemerdekaan? jangan-jangan orang yang (misalnya) entah karena apa malah bahagia menjadi (misalnya) pedagang kecil yang hanya punya satu warung kecil yang mana oleh ilmu pemasaran mungkin disebut kurang memanfaatkan peluang-peluang didepan mata? atau bisa jadi kemerdekaan malah diraih seorang tukang semir sepatu di musholla kecil dekat stasiun senen itu atau malah yang di stasiun gambir yang mana mereka merdeka untuk menghafal quran yang didengungkan oleh speaker musholla situ? atau bisa juga orang kaya raya yang kaya raja bisa pergi kesana kemari itu yang merdeka? adakah standar universal sederhana untuk mengukur merdeka itu? atau malah yang tersisa adalah bahasa rumit para pakar hukum internasional dan kemanusiaan untuk memberikan pengertian merdeka itu?
ah, semakin bingung kita. semakin pusing saya yang belum mandi ini. tetapi entah bagaimana pikiran saya berada di satu kata sederhana yang (mungkin tidak menarik bagi kalangan intelektual yang membaca atau malahan tidak menarik bagi anda semua?). ikhlas. itu kata yang sedemikian dicari di film dan sinetron berjudul kiamat sudah dekat yang kondang itu. ikhlas. dimana anda seperti buang hajat, tidak pernah kepikiran lagi sesudahnya. cuma los seperti itu. tidak berpikir lagi. ikhlas yang mana anda.. apa ya.. pokoknya ya seperti itu sehingga anda menjalani hidup dengan semangat dan riang. ikhlas. tentu saja kata sakti ini juga saya cari yang mana saia sadari selama ini sulit sekali ikhlas. tetapi saya harus cari. untuk meraih kemerdekaan.
merdeka. (jangan tersinggung kalo saia tidak menuliskannya dengan tanda seru, karena saya masih ingin merdeka.)
Recent Comments